PBSI Ungkap Alasan Terpilihnya Siti Fadia Sebagai Mitra Baru Apriyani Rahayu

PBSI Ungkap Alasan Terpilihnya Siti Fadia Sebagai Mitra Baru Apriyani Rahayu

Pelatih ganda putri Indonesia Ing Hsien mengungkapkan alasan memilih Sitifadia Silvara Madanti sebagai pasangan pertandingan Aprilia Nilahayu.

Apriyani Rahayu telah bersama Greysia Polii sejak 2017. Pasangan ini memiliki banyak prestasi, termasuk medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, pasangan pertandingan 2022 Apriyani telah dipastikan tidak hanya Greysia tetapi juga Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memasangkan Apriyani dan Fadia sebagai persiapan sebelum Greysia Polii, 34, memutuskan pensiun.

Apriyani masih akan bersaing dengan Greysia di event-event besar. Kemudian, di ajang lainnya, ia akan berduet dengan Fadia untuk memperebutkan poin Olimpiade Paris 2024.

Eng Hian menjelaskan, pemilihan Fadia sebagai mitra baru Apriyani melalui berbagai proses, antara lain melalui diskusi yang intens dengan Kepala Bidang Pengembangan dan Prestasi (Kepala Binpres) Rionny Mainaky dan jajaran pengurus PBSI.

Menurutnya, kemampuan Fadia sangat cocok untuk bermain bersama Apriyani di lapangan.

"Setelah Greysia pensiun, saya siapkan empat nama untuk menjadi mitra Apri. Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Febby Valencia Dwijayanti Gani dan Putri Syaikah. Kemudian dipersempit menjadi dua nama, Fadia dan Ribka," kata Eng Hian dikutip PP PSI. .

“Setelah berdiskusi dengan Binpres dan manajemen, kondisi Ribka cedera pada akhir 2021 dan perlu waktu untuk pulih, dan pilihan jatuh ke Fadia,” katanya.

“Sebenarnya kedua pemain ini memiliki kemampuan yang sedikit berbeda, dan keduanya bisa menjadi pasangan yang cocok untuk Apri,” kata Young-hyun.

Apriliani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadanti dijadwalkan melakoni debutnya di German Open pada 8-14 Maret 2022.

Namun, rencana itu tidak terwujud setelah Apriyani Rahayu mengalami cedera betis kanan.

"April mengalami cedera betis kanan beberapa minggu lalu, namun kini kondisinya berangsur membaik dan ia kembali berlatih sambil memperkuat latihannya," kata Yingxian yang akrab disapa Didi.

"Saya melihat bahwa menurut konsultasi dengan tim medis, standar permainan belum terpenuhi, dan April sebaiknya tidak bermain di Jerman dulu," katanya.

Mudah-mudahan dia akan siap untuk All England dan seminggu kemudian bersama Fadia di Swiss Open."

Lebih baru Lebih lama
close