Pengakuan James Rodriguez, Dilarang Real Madrid Gabung Klub Rival

Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari eks bintang Real Madrid, James Rodriguez. Pemain asal Kolombia itu mengaku pernah diatur oleh klubnya dalam memilih klub baru saat ingin hengkang.

Dalam pengakuannya, James Rodriguez nyaris saja pindah ke klub satu kota yaitu Atletico Madrid. Akan tetapi kepindahannya tidak terwujud karena dibatalkan Real Madrid.

Kejadian ini terjadi pada tahun 2019. Pada saat itu James Rodriguez yang kontraknya tersisa satu tahun berencana cabut dari Madrid karena ia tidak mendapatkan tempat di skuad Zinedine Zidane.

Lantas James dilaporkan menarik minat Atletico Madrid. Diego Simeone ingin memboyong eks pemain FC Porto ke Wanda Metropolitano.

Namun hingga bursa transfer ditutup, transfer itu tidak menjadi kenyataan. Sang playmaker dipaksa bertahan di Real Madrid hingga kontraknya habis.

Capai Kesepakatan



Baru-baru ini James buka suara terkait transfer tersebut. Ia membenarkan bahwa pada saat itu ia nyaris pindah ke Atletico Madrid.

James Rodriguez dan Atletico Madrid sudah mencapai kesepakatan untuk saling bekerja sama. Kepindahannya ke Los Rojiblancos sebenarnya tinggal menunggu waktu.

"Ya, transfer itu [ke Atletico Madrid] hampir selesai. Saya ingin keluarga saya dekat dengan saya, dan kesepakatan itu sudah hampir diselesaikan," beber dia.

James menyebut bahwa pada saat itu ia sudah selangkah lagi menyebrang ke Wanda Metropolitano. Namun Real Madrid tiba-tiba mengintervensi transfer itu sehingga ia batal pindah ke sang tetangga.

"Kesepakatan itu mendadak batal karena Real Madrid pada saat itu tidak mengizinkan saya pergi," ujarnya.

Hingga akhirnya d tahun 2020, James benar-benar bisa cabut dari Real Madrid. Bukan Atletico Madrid, melainkan pindah ke Inggris untuk bergabung dengan Everton. Namun ia hanya satu musim di Everton. Karena tahun lalu ia pindah ke Al-Rayyan di Liga Qatar.

Sumber: Bola.com
Lebih baru Lebih lama
close